Penyebab Herpes Zoster dan Jumlah Penderita Di Indonesia

Penyakit herpes zoster adalah salah satu penyakit yang sering menyerang anda. Herpes zoster merupakan penyakit yang menyerang kulit, dimana herpes zoster akan memunculkan gejala seperti cacar air. Bahkan penyakit ini juga sering disebut sebagai herpes kulit. Penyebab herpes kulit sendiri hampir sama dengan cacar air.

Herpes zoster sering dikenal oleh masyarakat sebagai cacar api atau cacar ular. Karena menimbulkan bentol-bentol yang cukup banyak hampir diseluruh tubuh. Apabila anda sudah pernah mengalami cacar air, maka anda pun akan terancam untuk terkena herpes zoster.

Anda pun pasti penasaran mengapa herpes zoster itu bisa menyerang tubuh dan apa yang menyebabkannya. Penyebab herpes kulit adalah virus varisella zoster. Virus ini merupakan virus yang sama dengan virus penyebab cacar air.

Ketika anda sembuh dari cacar air, bukan berarti virus varisella zoster yang ada di tubuh anda hilang. Mereka tetap ada, dan ketika metabolism tubuh anda melemah maka virus tersebut akan kembali aktif. Aktifnya virus tersebut bukan menjadi cacar air, melainkan cacar api atau virus zoster.

Gejala Terkena Virus Herpes Zoster

Virus varisella zoster yang aktif akan hidup dengan menimbulkan rasa nyeri pada seluruh tubuh, yang diikuti pertumbuhan lesi dan ruam selama dua hingga tiga hari berturut-turut. Bahkan ada penderita yang mengalami sakit kepala dan merasa sensitive terhadap cahaya.

Gejala seperti ini akan terjadi selam dua hingga tiga hari. Setelah itu tubuh akan merasa sakit dengan rasa terbakar. Dan diikuti dengan muncul lesi dan ruam dengan berisi cairan. Setelah itu, dalam beberapa hari lesi dan ruam akan sembuh dan menjadi koreng yang akan membekas di tubuh.

Adapun beberapa faktor yang memicu seseorang terdampak virus varisella zoster

Usia

Umumnya pemicu yang paling umum terjadinya herpes zoster adalah usia. Seiring bertambahnya usia, maka metabolism dalam tubuh pun akan menurun. Sehingga menyebabkan virus varisella zoster yang terdapat dalam tubuh kembali aktif dan menjadi penyebab herpes kulit.

Stress

Ada yang beranggapan bahwa stress juga menjadi salah satu pemicu virus kembali aktif pada tubuh. Sehingga anda diminta untuk menghindari stress, stress bisa memicu munculnya berbagai penyakit lain yang akan menyerang tubuh.

Obat-Obatan

Apabila anda sedang mengkonsumsi berbagai obat-obatan, maka anda juga bisa mengalami herpes zoster. Karena beberapa jenis obat-obatan dapat memicu melemahnya sistem imun dalam tubuh sehingga menyebabkan herpes zoster.

Pengobatan Herpes Zoster

Hingga saat ini belum ada obat yang dapat mematikan virus varisella zoster. Ketika anda melakukan pengobatan, memang dokter akan menyarankan beberapa jenis obat kepada anda. Obat tersebut, bukan menjadi obat-obatan yang akan menyembuhkan herpes dan membuang semua virus yang ada didalam tubuh.

Biasanya ketika anda melakukan pengobatan, maka akan diberikan obat-obatan berupa antivirus dan juga obat-obatan antinyeri. Bahkan terkadang dokter juga akan memberikan obat antibiotic, apabila anda mengalami infeksi.

Pencegahan

Pencegahan biasa dilakukan dengan pemberian vaksin herpes zoster kepada usia 50 tahun keatas. Vaksinasi ini dilakukan untuk menghindari aktif kembali virus suatu saat nanti. Adapun caranya adalah dengan rutin memberikan vaksin. Vaksin juga dapat diberikan kepada orang yang sudah pernah mengalami herpes.

Penderita Herpes Kulit Di Indonesia

Menurut data dari 13 rumah sakit pendidikan di Indonesia selama 2011-2013 penderita herpes zoster di Indonesia sudah mencapai angka 2232 kasus. Sebagian besar penderita berusia 45-64 dengan berjumlah 851 kasus. Penderita herpes kulit pun akan selalu meningkat, seiring bertumbuhnya jumlah lansia di Indonesia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *