Apa Sih Kapasitor Bank Itu?

Kapasitor Bank merupakan kelengkapan listrik yang memiliki sifat kapasitif yang terdiri sekumpulan beberapa kapasitor yang disambung secara parallel untuk menerima kapasitas kapasitif tertentu. Besaran parameter yang kerap kali dipakai ialah KVAR (Kilovolt ampere reaktif) padahal pada kapasitor sendiri tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad.

Kapasitor bank merupakan perlengkapan listrik yang memiliki sifat kapasitif.yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar. Dari tegangan kerja 220 V sampai 545 Volt. Mengapa kapasitor bank banyak di pasang pada dunia industri pabrik, sebab itu tadi pabrik sekarang banyak menggunakan electro motor yang menimbulkan muatan induktif yang mempengarui pada elemen daya atau cos phi , industri betul-betul berhati – hati dengan faktor energi sebab kalau sebagian besar pabrik hal yang demikian mengaplikasikan listrik dari PLN ( Tak memiliki pembangkit listrik sendiri ) maka elemen daya perlu dilihat

Kapasitor bank yang dipakai untuk mengkoreksi pf agar tahan lama tentunya sepatutnya dirawat secara teratur. Dalam perawatan itu perhatian wajib dijalankan pada daerah yang lembab yang tak terlindungi dari debu dan kotoran. Sebelum mengerjakan pemeriksaan pastikan bahwa kapasitor tak terhubung lagi dengan sumber. Kemudian karena kapasitor ini masih mengandung muatan berarti masih ada arus/tegangan listrik karenanya kapasitor itu seharusnya dihubung singkatkan agar bobotnya hilang.

Saat sudah tahu fungsi kapasitor bank, tindakan berikutnya merupakan bagaimana sistem mengetahui kapasitas dari kapasitor hal yang demikian dan berapa kebutuhkan kapasitor hal yang demikian dalam muatan yang diperlukan ??

Fungsi utama dari kapasitor bank ialah sebagai penyeimbang bobot induktif, Seperti yang kita ketahui muatan listrik terdiri dari beban reaktif (R), induktif (L) dan capasitif(C). Dimana kelengkapan listrik yang sering diterapkan dan ditemui memiliki karakteristik induktif, sehingga untuk menyeimbangkan karakteristik beban hal yang demikian perlu digunakan kapasitor yang berperan sebagai bobot kapasitif. Berikut ini ialah sebagian kegunaan dari kapasitor bank:

Sebelum menyusun panel capacitor, ditentukan terlebih dahulu besar kompensasi yang diperlukan dan jumlah step. Perlu dipertimbangkan juga adanya distorsi harmonik pada jaringan. Total Harmonic Distortion atau THD ini memutuskan macam kapasitor bank yang diterapkan.

fungsi utama kapasitor bank

  • kapasitor bank menghilangkan denda / kelebihan tarif (kVARh)
  • Menghindari kelebihan bobot transformer
  • Memberikan tambahan kekuatan tersedia
  • Menghindari kenaikan arus/temperatur pada kabel
  • kapasitor bank berfungsi memaksimalkan pemakaian daya (kVA)- Menghemat energi / efesiensi
  • Menghindari Drop Line Voltage
  • mengawetkan instalasi & Peralatan Listrik
  • Kapasitor bank juga mengurangi rugi
  • rugi lainnya pada instalasi listrik

Dibutuhkan rumus untuk menghitung segala kebutuhan kapasitor berikut rumus dan juga seumpama supaya memudahkan untuk memahaminya. Kapasitor yang diaplikasikan untuk memperbaiki pf supaya bendung lama tentunya mesti dirawat secara teratur. Dalam perawatan itu perhatian wajib dilaksanakan pada tempat yang lembab yang tidak terlindungi dari debu dan kotoran.

Sebelum melakukan pemeriksaan pastikan bahwa kapasitor tak terhubung lagi dengan sumber. Kemudian sebab kapasitor ini masih mengandung bobot berarti masih ada arus/tegangan listrik karenanya kapasitor itu seharusnya dihubung singkatkan supaya bebannya sirna.

dengan makin tingginya biaya listrik di Indonesia karenanya pengguna listrik harus mahir – pandai memaksimalkan tenaga listriknya dan menjalankan penghematan sehingga tarif listrik tak menjadi mahal

 

Leave a Comment