Percakapan Kudeta Prabowo

Kudeta Prabowo dalam dunia militer terjadi pada masa jabatan habibie karena saat itu lengsernya jabatan dari Prabowo yaitu pangkostrad turun atau lengser,pada saat itu pun Habibie merasa cemas akan turunnya jabatan dari Prabowo Subianto kerena statusnya adalah menantu dari bapak presiden Soeharto, dalam pertemuan antara Prabowo dengan Habibie telah di hadiri oleh 2000 orang itu, beliau merasa resah akan bertemunya dengan orang yang beliau pecat dari pangkostrad, Sintong berkata ada kemungkinan Prabowo tidak terima atas pemecatan olehnya dengan perlakuan Habibie memecat pangkostrad Prabowo.

Rencana Kudeta Prabowo

Rencana kudeta Prabowo menimbulkan opini opini tersebut dengan beberapa faktor, faktor utamanya adalah Habibie memecat pangkostrad Prabowo pada saat menjabat sebagai presiden, beliau terlihat ketakutan karena Prabowo ingin menemui beliau secara eksklusif dengan alasan karena Prabowo mengagumi sosok Habibie, asumsi Kudeta Prabowo pun banyak timbul sedangkan dalam pertemuan itu harus dalam pengawalan ketat, tetapi Habibie berpikir apakah berani anak buahnya memeriksa Prabowo karena dia adalah menantu dari orang nomor satu di negara Indonesia yang menjabat paling lama yaitu bapak Soeharto.

Percakapan Kudeta Prabowo

Percakapan kudeta Prabowo dalam pertemuan dengan Habibie membahas pemecatannya sebagai panglima Kostrad, percakapan itu menggunakan bahasa Inggris Prabowo mengatakan bahwa pemecatan ini adalah penghinaan bagi keluarganya serta penghinaan bagi keluarga mertuanya keluarga Soeharto, namun Habibie menampik ucapan dirinya karena Habibie hanya mengganti jabatan dari Prabowo. Lalu Prabowo mengatakan dengan alasan apa dia diganti jabatannya, dengan tegas Habibie mengatakan bahwa ada gerakan dari pangkostrad akan menuju Jakarta, kuningan, dan menuju istana negara. Prabowo berkata bahwa gerakan itu semata mata untuk mengamankan bapak presiden, Habibie pun berkata bahwa pengamanan presiden itu adalah tugas dari pangab bukan tugas Anda.

Karena pemecatan tersebut bagi Prabowo adalah tindakan merugikan dirinya serta keluarga mertuanya yaitu keluarga cendana bapak Soeharto oleh karena itu juga Prabowo ingin menemui presiden Habibie secara eksklusif. Prabowo dengan tegas menyatakan bahwa pemecatan itu sebagai penghinaan terhadap dirinya, kemudian Prabowo meminta 3 bulan untuk memimpin pasukannya lagi hanya untuk 3 bulan, tetapi tidak disetujui oleh bapak Habibie sampai matahari terbenam Prabowo harus menyerahkan pangkatnya dan semua pasukan pasukan dirinya oleh negara, Prabowo menghendaki pasukannya selama 3 bulan tetapi Habibie langsung berkata tidak mungkin terkabul.

Perdebadan itu berlangsung sangat seru serta alot, sampai sintong masuk dengan berbicara bahwa waktu pertemuan ini sudah berakhir, Prabowo dengan tidak mempunyai waktu banyak pun meninggalkan ruangan tersebut. Pertemuan tersebut juga di tulis oleh Habibbie dalam karangan bukunya berjudul detik detik, Fadli zon selaku teman dekat Prabowo mengatakan bahwa pada ulasan buku tersebut tidak semuanya benar, ulasan tentang gerakan pangkostrad untuk kudeta itu adalah omong kosong atau karangan Habibie saja.

Fadli zon berkata kalau Prabowo ingin melakukan kudeta itu adalah hal yang sangat mudah, jika Prabowo berniat begitu maka akan sangat mudah bagi Habibie untuk lengser dari jabatannya sebagai presiden, bahkan Prabowo mendukung reformasi konstutional bahwa jika presiden berhenti maka penggantiannya di lakukan oleh wakil presiden, jadi isu kudeta itu adalah fitnah besar kata teman dekat Prabowo Fadli zon

Berikut adalah ulasan kudeta Prabowo pada saat kepemimpinan presiden Habibie memecat pangkostrad Prabowo dengan alasan gerakan pasukan Kostrad ke Jakarta kuningan, kemudian ke istana negara.

source: oranyenews.com